Minggu, 27 Februari 2011

Bencana tanah longsor melanda Kabupaten Banyumas

 
Banyumas - Bencana tanah longsor melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yakni Lumbir, Gumelar, dan Purwojati akibat hujan lebat yang terjadi pada Jumat (4/2) siang hingga malam.
"Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap para korban dan kerugian yang diderita akibat bencana tanah longsor tersebut," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Ariono Purwanto, di Purwokerto, Banyumas, Sabtu (5/2).
Sementara itu Camat Lumbir, Tarwanto mengatakan, bencana tanah longsor di Kecamatan Lumbir pada Jumat (4/2) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, mengakibatkan dua rumah warga Desa Dermaji RT 06 RW 02 mengalami kerusakan parah.
"Rumah milik Nurahmat Katam hancur akibat terkena longsor dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta, sedangkan rumah Mujiyanto yang rusak parah, kerugiannya ditaksir hanya Rp10 juta," katanya.
Selain itu, kata dia, jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Lumbir dan Gumelar terputus akibat longsor sepanjang tiga meter dengan lebar lebih dari sepertiga badan jalan.
Menurut dia, kondisi jalan tersebut saat ini hanya bisa dilalui sepeda motor.
"Bencana tanah longsor di Kecamatan Lumbir tidak menimbulkan korban jiwa," kata Tarwanto.
Camat Purwojati, Hartadi mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi pada hari Jumat (4/2) menimpa tiga rumah milik Ngadirejo (88), warga Grumbul Pawungkalan RT 01 RW 01, Desa Karangmangu.
Menurut dia, ketiga rumah tersebut hancur akibat tertimpa material tanah dari atas tebing setinggi 50 meter.
"Alhamdulillah, bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Ia mengatakan, di Kecamatan Purwojati terdapat empat desa yang rawan longsor, yakni Karangmangu, Kalitapen, Kaliwangi, dan Klapasawit.
Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Gumelar, Sarnoto mengatakan, bencana tanah longsor di Kecamatan Gumelar mengakibatkan dua rumah di Desa Paningkaban dan satu rumah di Desa Cihonje mengalami kerusakan.
"Ketiga rumah tersebut hanya rusak berat di bagian belakang sehingga masih dapat dihuni. Namun jika turun hujan, penghuninya diimbau untuk mengungsi ke tempat yang aman," katanya.(ant/yan)

Gunung Merapi Meletus



Malam ini berbagai upaya evakuasi korban meninggal akibat Gunung Merapi meletus telah dilakukan. Namun masih banyak kendala yang didapati tim evakuasi, sebab hujan abu vulkanik yang pekat serta panas masih terus menyelimuti kawasan Rawan Bencana disekitar Gunung Merapi.

Sementara itu Mbah Marijan yang dikenal sebagai salah satu juru kunci Gunung Merapi sejauh ini dinyatakan menghilang setelah terjadinya semburan awan panas dari Gunung Merapi.

Menurut pemberitaan yang dirilis oleh situs tempointeraktif.com, bahwa sedikitnya ada lima orang korban tewas ditemukan disekitar rumah Mbah Marijan, yaitu tepatnya pada kawasan Kinah Rejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

Salah satu wartawan juga disebut-sebut tewas dalam bencana Gunung Merapi meletus serta mengeluarkan awan panas ini, yaitu wartawan Vivanews bernama Yuniawan Nugroho itu diperkirakan masih terjebak di gunung Merapi.

Wawan, sapaan akrab Yuniawan Nugroho ini diduga masih berada di lokasi saat sedang menjalankan tugas meliput Mbah Maridjan, Dusun Kinehrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman Yogyakarta.

Pemimpin Redaksi Vivanews, Karania Dharmasaputra, mengatakan hingga saat ini masih mencari informasi tentang keberadaan Wawan di gunung Merapi. "Kami sudah menghubungi tim SAR, tapi belum ada informasi," ujarnya seperti yang dikutip dari suaramerdeka.com.

Puluhan Rumah Terendam Banjir

image Purworejo, CyberNews. Hujan deras disertai petir yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Purworejo sepanjang Jumat (25/2) malam mengakibatkan Sungai Jali meluap. Luapan air hujan itu menggenang sejumlah jalan di wilayah Kecamatan Ngombol dan Purwodadi. Bahkan, puluhan rumah milik warga itu juga sempat terendam air.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini. Namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Warga yang rumahnya sempat terendam air terpaksa mengungsi sementara keluarga dan sanak familinya yang tidak tergenang.
Rumah yang tergenang air antara lain di Desa Sumberejo, Desa Wunut, Desa Susuk Kecamatan Ngombol. Selain itu, sejumlah di Desa Karangsari, Desa Sidoharjo, dan Desa Guyangan Kecamatan Purwodadi juga tergenang. Kedua kecamatan ini merupakan wilayah Purworejo bagian selatan yang bersebelahan.
Selain rumah warga, hektaran padi yang siap panen di kedua kecamatan itu juga tidak luput dari genangan air banjir. Petani pemilik padi terancam gagal panen. Jika air tidak segera menyusut, maka padi yang siap panen tersebut akan mudah busuk.
Banjir pertama kali mulai menggenangi perkampungan warga Sabtu (26/2) dini hari saat warga terlelap. Ketinggian air saat banjir pertama datang mencapai lutut orang dewasa. Warga sempat panik dan langsung mengevakuasi barang-barang ke tempat yang diyakini aman.
( Nur Kholiq / CN14 / JBSM )

Gempa 5,5 SR Landa Padang Sidempuan

MEDAN, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan 5,5 skala Richter melanda Kota Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (7/2/2011) pukul 15.08 WIB.
Kabid Pelayanan Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Hendra Suwarta di Medan, Senin, mengatakan, gempa terjadi di 0,81 Lintang Utara dan 98,65 Bujur Timur.
Gempa berkekuatan 5,5 SR itu berada pada 93 kilometer di kedalaman laut di 93 kilometer barat daya Padang Sidempuan.
Getaran gempa terasa hingga ke Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Aek Godang, Kabupaten Mandailing Natal hingga 3,4 MMI.
Di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, intensitas getarannya hanya tiga MMI. Meski terjadi di laut, tapi diperkirakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Tsunami Mentawai


Gempa 7,2 skala Richter mengguncang, lalu disusul tsunami ratusan meter menggulung sejumlah tempat di Kepulauan Mentawai. Ratusan tewas, ratusan pula yang hilang. Medan yang sulit membuat pasukan penyelemat, pengirim bala bantuan, tak bisa datang lekas. Gambar dari lokasi pun tak sampai ke publik secepat yang diharapkan.

Di pusat pemerintahan, sejumlah kejadian membuat kita termangu. Ada pencabutan peringatan tsunami yang terlalu dini. Ada pula menteri yang sibuk mengklaim tak ada kesulitan komunikasi di Mentawai.
Mari kita tengok Mentawai. Doakan saudara kita, bantu mereka dengan berbagai cara.
Sejumlah penduduk yang selamat berjalan melintasi daerah yang disapu tsunami di Pagai Utara,

Badan Penangulangan Bencana Daerah Sumbar menyebutkan korban tewas 282 orang sedangkan jumlah warga dilaporkan hilang 411 orang, korban luka berat tercatat 77 orang dan luka ringan 25 orang. (Antara/Setwapres)Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai pascagempa 7,2 SR disertai gelombang tsunami, Senin (27/10). Tsunami juga terjadi di kecamatan Pagai Selatan dan Kecamatan Sikakap. (Antara/Rapot Pardomuan)

Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Antara/Rapot Pardomuan)

Rabu, 09 Februari 2011

Mengkaji Ulang Ajaran Ahmadiyah

Pendiri Ahmadiyah yaitu Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya sebagai:
  • Nabi Isa yang kedua yang kedatangannya telah diramalkan Rasulullah SAW dibeberapa hadits
  • Sebagai nabi yang datang setelah nabi Muhammad SAW, tetapi tidak membawa syariat (dipercaya oleh golongan Ahmadiyah Qadiani)
  • Sebagai Imam Mahdi, Mujadid, Krishna dan masih banyak pengakuan serta gelar yang ada pada seorang Mirza Ghulam Ahmad.
 
       Ajaran Ahmadiyah sangat bertentangan dengan ajaran Islam, bahkan mereka telah terusir dari negeri asal mereka India dan Pakistan, Pada tahun 1974, ulama Islam dari 124 negara mengadakan pertemuan di Makkah al-Mukarramah yang disponsori oleh Rabithah al-Alam al-Islami. Dicapai kesepakatan bulat bahwa Mirza Ghulam Ahmad Qadiani dan pengikut-pengikutnya adalah INGKAR/MUNGKAR, KAFIR DAN MURTAD dari ISLAM. Klik disini
         Pada tahun 1980 Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah aliran yang sesat dan menyesatkan. Klik disini. Tetapi gerakan Ahmadiyah masih tetap berdiri. Ahmadiyah terpecah menjadi dua golongan yaitu Ahmadiyah Qadiani (yang mempercayai kenabian Mirza Ghulam Ahmad) dan Ahmadiyah Lahore (yang tidak mengakui kenabian Mirza Ghulam Ahmad tetapi mempercayai berbagai pengakuan Mirza yang lainnya).
           Ahmadiyah Qadiani yang berpusat di London, Inggris. Memiliki stasiun Radio, Web site dan stasiun televisi yang dinamakan MTA (Muslim Television Ahmadiyya) yang menggunakan beberapa bahasa dunia termasuk bahasa Indonesia. Di Indonesia aliran ini bermarkas di Parung, Bogor yang memiliki kampus yang dinamakan Kampus MUBARAK untuk mencetak kader mubaligh Ahmadiyah. Sasaran mereka adalah mempengaruhi orang Islam yang kurang pengetahuannya tentang Islam, kebanyakannya adalah para petani, nelayan dan orang-orang yang tidak pernah dengar tentang Ahmadiyah. Mereka telah berhasil merubah beberapa desa di daerah Jawa Barat menjadi pengikut ajaran Ahmadiyah. Salah satu strategi mereka untuk menambah jumlah pengikutnya adalah dengan melarang shalat dibelakang imam orang Islam yang lain, melarang kepada orang tua untuk menikahkan anak gadisnya dengan orang yang selain Ahmadiyah, tetapi menganjurkan untuk menikahkan putera mereka untuk menikah dengan gadis diluar Ahmadiyah dengan syarat untuk mengajak masuk Ahmadiyah.
Apa saja ajaran Ahmadiyah ? mengapa mereka dikafirkan ?...
Kami berusaha mengungkap ajaran Ahmadiyah berdasarkan buku yang ditulis Mirza Ghulam Ahmad, yang jika telah siap akan diletakkan pada situs ini. Kami tidak bermaksud untuk mengkafirkan suatu golongan, harapan kami hanya ingin menghindari kesalahpahaman dan perpecahan dalam umat Islam, dengan cara keterbukaan dan kekeluargaan sesama umat Islam.

(Jims)

Rabu, 15 Desember 2010

BERITA TERPOPULER

Dua Peraih Nobel Temukan Penelitian Baru

  Tiara Gloria

09/12/2010 20:04
Liputan6.com, Stockholm: Dua peraih Nobel di bidang kimia asal Jepang sedang membahas tentang sebuah penelitian yang dirancangnya dan juga soal kegunaannya di masa depan. Akira Suzuki dan Eiichi Negishi memberikan perkuliahan pada siswa di seluruh dunia di Universitas Stockholm, Rabu, (8/12).

Mereka akan menciptakan alat kimia yang akan digunakan untuk membuat bahan-bahan kimia canggih. Negishi, profesor di Universitas Purdue, memulai sambutannya dengan mengatakan bahwa mimpinya telah menjadi kenyataan ketika dia memenangkan Nobel. Dia mengatakan kepada penonton bahwa semua yang berada di aula dan bahkan ruangan itu sendiri terbuat dari bahan organik. Ini merupakan tujuan dari penelitian mereka.

Suzuki, profesor di Universitas Hokkaido mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas Nobel yang diraihnya. Suzuki menjelaskan bagaimana mereka menemukan kopling yang stabil dan bagaimana cara kerjanya. Dia mengatakan alat ini telah digunakan secara luas, termasuk dalam produksi obat tekanan darah.

Suzuki dan Negishi akan menghadiri perayaan besar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Jepang di Stockholm Kamis, (9/12) ini. (Vin)

Selasa, 14 Desember 2010

Dongeng China Dijadikan Film 3D

Beijing (ANTARA/Reuters Life!) - Produksi film salah satu dongeng petualangan terbesar China dengan versi 3D oleh pembuat film lokal telah dimulai dengan harapan dapat menyamai kesuksesan besar film "Avatar."
Film berjudul "Monkey King" yang disadur dari novel klasik China "Perjalanan ke Barat," yang menceritakan perjalanan ziarah biksu Budha ke India untuk mengumpulkan naskah keagamaan.
Kisah itu merupakan salah satu cerita paling terkenal dari mitologi China dan kerap diadaptasi untuk serial televisi dan film.
Aaron Kwok, bintang pop Hong Kong berperan sebagai Raja Setan Kerbau, sedangkan Chow Yun-fat yang membintangi film "Crouching Tiger, Hidden Dragon," bermain sebagai Kaisar Jade.
Bintang Hong Kong lainnya seperti Donnie Yen, Kelly Chen, Gigi Leung, dan Peter Ho juga akan ikut serta dalam film tersebut.
Kwok mengatakan dalam konferensi pers pada Minggu bahwa ia berharap karakternya akan tampil lebih baik di film terbaru dibanding yang ia lakukan sebelumnya.
"Dalam rancangan aksi Donnie Yen, saya berharap Raja Setan Kerbau dapat mengalahkan Kaisar Jade dalam suatu pertarungan," katanya.
Demi menciptakan efek 3D yang diperlukan untuk film "Monkey King", produser film mempekerjakan tim Hollywood termasuk David Ebner yang turut serta merancang film "Alice in Wonderland" dan "Spider-Man 3 sedangkan Daniel Symmes ditunjuk sebagai "cinematographer".
Popularitas film 3D tumbuh pesat di China. Film karya James Cameron, Avatar, mendapat keuntungan 206 juta dolar AS dari penjualan tiket bioskop di China pada awal tahun ini, tulis kantor berita pemerintah Xinhua.
Anggaran film "Monkey King" mencapai 40 juta dolar AS dan diharapkan mendapat keuntungan dari penjualan tiket bioskop di dalam negeri China saat ditayangkan pada Juli 2012. Kira-kira sepertiga atau lebih dari 1.100 film China ditayangkan dalam bentuk 3D, menurut Xinhua.

Kecerdasan Anak Tergantung Sentuhan Ibu


ibu dan anak
VIVAnews - Cara pengasuhan orangtua terutama ibu berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan fisik dan mental anak. Terbukti dari penelitian terbaru yang menyimpulkan, semakin baik pola pengasuhan ibu, semakin baik pula kualitas tumbuh kembang si kecil.
Studi dilakukan Profesor Ali Khomsan, Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor terhadap pola asuh anak.
Studi berlangsung selama 2009-2010 di sembilan provinsi dengan 2.334 responden. Dari sini diketahui, pengasuhan mayoritas anak di Indonesia dilakukan ibu. Hasilnya, dari 80 persen anak yang diasuh baik, 78 persen di antaranya berada dalam status gizi normal atau sehat.
Lebih jauh lagi, anak dengan gizi sehat jauh lebih cerdas dibandingkan anak dengan gizi kurang atau menderita infeksi. "Umumnya, anak yang sering dibawa ke Posyandu peluang bergizi baik lebih besar karena tumbuh kembangnya terpantau," kata Ali dalam acara "Ayo ke Posyandu - 'Tumbuh, Aktif, Tanggap' Membantu Pola Asuh Anak", belum lama ini.
Namun, Posyandu sebagai ujung tombak kesehatan anak dan ibu masih perlu perbaikan. Dari 242.124 posyandu di seluruh Indonesia, hanya 40 persen yang berfungsi baik. Posyandu baru menjangkau 50 persen anak. Kader Posyandu terlatih pun hanya 30 persen.   
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amaliasari Gumelar, menambahkan, peran orangtua sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Prioriotas kesejahteraan anak akan terlihat saat si kecil dewasa kelak.
"Periode emas yang dilalui dengan perhatian, kasih sayang, gizi yang baik, serta dukungan lingkungan menjadikan generasi di masa datang makin bermutu," katanya. (pet)

Karyawan Kereta Api Tuntut Kesejahteraan

Liputan6.com, Bandung: Sekitar 500 karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja PT Kereta Api, Selasa (14/12) siang, berunjuk rasa di halaman kantor pusat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Jawa Barat. Massa menuntut agar direksi segera merealisasikan perjanjian kerja sama mengenai masalah kesejahteraan karyawan.
Unjuk rasa diawali dengan berjalan kaki dari Kantor Daerah Operasional 2 Bandung di Jalan Stasion Timur menuju kantor pusat yang berjarak sekitar tiga kilometer. Setiba di halaman kantor pusat, karyawan yang merupakan perwakilan dari serikat pekerja se-Jawa dan Sumatra itu secara bergantian berorasi sambil membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan mereka.
Aksi ini berjalan sekitar satu jam. Setelah puas menggelar aksi, mereka membubarkan diri dengan tertib.
Terkait hal itu, Kepala Hubungan Masyarakat PT KA Pusat Sugeng Priyono mengatakan aksi yang digelar serikat pekerja adalah kegiatan internal mereka dan sama sekali tidak mengganggu operasional PT KA. Pihaknya memang akan merealisasikan perihal kesejahteraan karyawan pada Desember ini.(MRQ/ANS)

Jumat, 19 November 2010

Fenomena Ka'bah dan Baitullah.

Apakah kita orang yang tahu dan kenal dengan RAHASIA KIBLAT kita yang sebenarnya, apakah kita termasuk yang mengerti dan faham akan hakikat Ka'bah dan Baitullah, atau sebaliknya kita adalah orang yang masa bodoh dengan itu semua.
KA'BAH adalah bangunan bersegi empat yang dibina oleh Nabi Ibrahim.As, yang terbuat oleh unsur-unsur dunia dan dapat dilihat oleh mata manusia,baik ia islam atau non islam, berada dikota Mekkah al Mukarramah,SAUDI ARABIA.

BAITULLAH adalah Bait=rumah , Allah=Tuhan, artinya Rumah Tuhan. Rumah Tuhan tidak lah mungkin manusia yang membuatnya, walaupun Ia seorang Nabi Allah, Nabi Ibrahim Hanya membuat Ka'bah atas perintah Allah sebagai pedoman atau tanda ADANYA BAITULLAH, tanda adanya Ka'bah adalah Maqam Ibrahim,hajar aswad dan hijr ismail.
Ka'bah adalah Arah Kiblat ketika kita melakukan peribadatan sedangkan Baitullah adalah Tempat kita melakukan peribadatan, ka'bah arah kiblat,baitullah tempat shalat...2010

Arah Kiblat Ke Masjidil Haram.

:"Begitulah kami jadikan kamu umat yang pertengahan, supaya kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia; dan Rasul menjadi saksi pula atas perbuatanmu. Tiadalah kami jadikan KIBLAT engkau yang dahulu itu, melainkan supaya kami ketahui orang-orang yang mengikut Rasul daripada orang yang kembali kepada kekafiran Sesungguhnya yang demikian itu amat berat, kecuali atas orang-orang yang ditunjuki Allah.Allah tiada menyia-nyiakan keimanan kamu. Sungguh Allah maha Pengasih lagi maha penyayang."(S.Al Baqarah 143)
:“Sesungguhnya Kami, (sering) melihat muka-Mu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan Kamu ke kiblat yang Kamu sukai. Palingkanlah muka-Mu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah muka-Mu ke arah nya. Dan sesungguhnya, orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa, berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Allah, dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”( S. Al Baqarah ayat 144)

Mesjid Hijau, Pusat Jam'iyyatul Islamiyah di Kerinci.

DIPAR KUSMI, KERINCI 
disadur dari : http://www.jambi-independent.co.id
Masjid Jam’iyyatul Islamiyah atau sering disebut Masjid Hijau merupakan pusat kegiatan jamaah Jam’iyyatul Islamiyah atau JMI. Jamaah itu sering dituding sebagai kelompok Islam aliran keras di Kerinci. Pasalnya, setiap bulan haji atau Zulhijjah, masjid itu menjadi tempat naik haji bagi jamaah JMI.
MASJID Jam’iyyatul Islamiyah terletak di Jalan Depati Parbo No 69, Desa Lawang Agung, Kecamatan Sungaipenuh, Kota Otonom Sungaipenuh. Masjid itu dikenal dengan sebutan Masjid Hijau.
Wajar karena hampir seluruh bangunannya identik dengan warna hijau. Mulai dari empat kubah masjid, beberapa bagian dinding, dan karpet lantai berwarna hijau. Konon itu melambangkan suasana kesejukan dan kedamaian.

Masjid itu didirikan sekitar 1990 secara swadaya anggota organisasi JMI yang dipimpin Buya A Kharim Jamak serta dana partisipasi masyarakat. Sejak didirikan, masjid itu menjadi pusat pengajian dari kelompok JMI.
Faisal Karim, pengurus Masjid Hijau, menceritakan bahwa masjid bertingkat dua itu merupakan bukti sejarah lahirnya organisasi pengajian Islam JMI di Kerinci. Jam’iyyatul Islamiyah merupakan organisasi keagamaan di Kerinci, saat ini menyebar ke seluruh Indonesia bahkan hingga luar negeri.
Dijelaskan, JMI didirikan pada 1970 di Kerinci oleh Buya Kharim Jamak, warga Tanjung Rawang, Kerinci. Sebelum 1970, JMI sudah berdiri namun dengan nama lain, yaitu Urwatul Wusto. “Saat itu anggotanya baru sedikit dan hanya warga setempat yang ikut,” ujarnya. Setelah anggotanya banyak dan tersebar di Kerinci, namanya diubah menjadi Jam’iyyatul Islamiyah.
Lebih lanjut, Buya A Kharim Jamak dijuluki Bapak Pembina Tunggal JMI, menyebarkan ajaran agama Islam dengan ajaran pokok yang berdasarkan pada fardu ’ain atau Rukun Islam yang lima. Dia mulai menyebarkan agama mulai dari desa kelahirannya, Tanjung Rawang, lalu masuk ke daerah Muara Air Kumun dan beberapa daerah di Kerinci lainnya. JMI juga menyebar ke Sumatera Selatan dan sekarang berkembang di seluruh provinsi. Malah anggota JMI juga banyak di Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi.
DPP JMI saat ini berpusat di Jakarta dengan ketua dr Aswin Rose. Sedangkan Kerinci merupakan DPD khusus JMI atau daerah istimewa JMI. “Di Kerinci anggota JMI tersebar di 38 desa, dan secara keseluruhan anggota JMI sekarang sudah berjumlah sekitar 5.000 orang lebih,” ungkap Faisal.
Ajaran agama yang dibawa Buya A Kharim Jamak tidak berbeda jauh dari ajaran Islam umumnya. “Seperti salat lima waktu tetap dijalankan, salat Jumat juga biasa saja,” ujarnya. Selain itu di bulan puasa anggota JMI juga berpuasa. Malam harinya Tarawih dan tadarusan. “TIDAK ada yang menyimpang dari syariat Islam,” katanya.
Yang menjadi sorotan masyarakat pada JMI di Masjid Hijau yaitu ketika bulan haji. Setiap Zulhijjah atau Idul Adha, seluruh anggota JMI dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia, dan bahkan dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi, datang ke Masjid Hijau untuk Ziarah ke makam Buya A Kharim Jamak.
Saat itu anggota JMI berkumpul dan menginap selama dua hari di pemondokan Masjid Hijau yang berada di sebelah kanan-kiri masjid. Para anggota JMI juga mengadakan jamuan makan bersama saat itu. “Di belakang masjid ada dapur umum. Saat hari raya haji ibu-ibu anggota JMI masak bersama di situ,” kata Faisal Karim.
Jadi kegiatan ziarah dan menginap di Masjid Hijau dimanfaatkan oknum tertentu yang menuding di Masjid Hijau dilaksanakan ibadah haji. “Padahal kenyataannya tidak benar sama sekali,” ujar Faisal. Ajaran JMI tetap mewajibkan haji ke Baitullah sesuai pokok ajaran Buya A Kharim Jamak, yakni rukun Islam kelima adalah naik haji ke Mekkah bagi yang mampu.(*)
http://www.jambi-independent.co.id

Raihlah Keberkahan!

Raihlah Keberkahan!

By: M. Agus Syafii

Raihlah keberkahan, karena hidup berkah akan selalu cukup  dan kecukupan itu akan memperoleh keberkahan. Banyak orang yang meninggal dunia dalam keadaan merugi sebelum terwujudnya impian, belum sempat untuk beramal karena sibuk mengejar harta. Gemerlap dunia ibarat meminum air laut semakin banyak diminum semakin menambah rasa haus dan tidak pernah merasa cukup terhadap apa yang sudah dimiliki.

Orang yang tidak pernah puas maka ia tidak akan pernah bahagia. Hidupnya menjadi tidak berkah dan menderita. Namun orang yang merasa cukup dengan apa yang dimiliki maka Allah memberikan karuniaNya yang berlimpah. 'Barangsiapa yang memasrahkan kebutuhannya kepada Allah, niscaya Dia akan mendatangkan kepadanya rizki dengan segera atau menunda kematiannya.' (HR. Ahmad).

Bila hidup kita berkah, akan selalu merasa cukup dan bila kita kita merasa berkecukupan maka kita memperoleh keberkahan. 'Sesungguhnya Allah yang Maha Luas karuniaNYa lagi Maha Tinggi, akan menguji setiap hambaNya dengan rizki yang telah Dia berikan kepadanya. Barangsiapa yang ridha dengan pemberian Allah maka Allah akan memberkahi dan melapangkan rizki untuknya dan barangsiapa yang tidak ridha niscaya rizkinya tidak diberkahi (HR. Ahmad).

Wassalam,